You are here: Home Abstrak Analisis Faktor Penghambat Pemberian Makanan Tambahan pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan (di kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh)

Analisis Faktor Penghambat Pemberian Makanan Tambahan pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan (di kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh)

Analisis Faktor Penghambat Pemberian Makanan Tambahan  pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan (di kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh)


Darmansyah,  Redha Umrah, Siti Rahmah


Abstrak

Air Susu Ibu atau yang sering kita kenal dengan singkatan ASI merupakan makanan dan minuman yang sangat baik bagi bayi. ASI mengandung berbagai kebutuhan gizi dan mineral bagi pertumbuhan bayi. Apalagi pada bayi yang baru lahir, sangat dianjurkan untuk diberikan inisiasi dini ASI karena saat itu pada ASI terkandung zat kolesterom yang berfungsi sebagai antibodi. ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi dari umur 0-6 bulan. Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 hanya 7,2% bayi di Indonesia yang mendapat ASI eksklusif sementara target yang diharapkan (80%). Rendahnya angka cakupan ASI eksklusif dapat menimbulkan masalah kesehatan pada bayi sehingga berdampak bagi kualitas sumber daya manusia yang akan datang.
Hingga saat ini ASI masih merupakan gizi terbaik untuk bayi, karena komposisi zat-zat gizi didalamnya secara optimal mampu menjamin pertumbuhan dan perkembangan pada kecerdasan bayi. Selain itu, ASI juga mengandung zat imonologik yang membantu melindungi bayi dari infeksi dan serangan penyakit khususnya usia 4 sampai 6 bulan pertama sejak kelahiran bayi (Depkes RI, 2005 : 53).
ASI sudah diketahui keunggulannya, namun kecenderungan para ibu untuk tidak menyusui bayinya secara eksklusif semakin banyak. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menunjukkan bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif di Indonesia hanya 15,3%. Masalah utama rendahnya pemberian ASI Eksklusif adalah faktor sosial budaya dan kurangnya pengetahuan ibu hamil, keluarga dan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat pemberian makanan tambahan pada bayi sebelum usia 6 bulan di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Desain penelitian adalah analisis dimana sampel diambil dari para Ibu yang menyusui di Kecamatan Tripa Makmur.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini agar dapat mengetahui faktor-faktor alasan pada ibu yang menyusui, tradisi sosial masyarakat dan pengetahuan para ibu terhadap pemberian ASI sehingga dapat diambil sebuah kebijakan ataupun promosi kesehatan yang efektif tanpa menyinggung tradisi sosial masyarakat.

Kata Kunci : Makanan pengganti ASI, bayi, Ibu.

 



You are here: Home Abstrak Analisis Faktor Penghambat Pemberian Makanan Tambahan pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan (di kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh)