You are here: Home Abstrak Dayah, Madrasah dan Sekolah dalam Masyarakat Aceh: Sebuah Perubahan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Masa Modern

Dayah, Madrasah dan Sekolah dalam Masyarakat Aceh: Sebuah Perubahan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Masa Modern

Dayah, Madrasah dan Sekolah dalam Masyarakat Aceh:  Sebuah Perubahan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Masa Modern


Eka Srimulyani


Abstrak

Kebanyakan pembaharuan pendidikan Islam di dunia Muslim, khususnya Asia Tengggara dilatarbelakangi oleh dikotomi dan kontestasi antara kelompok kaum tua dan kaum muda (Hefner, 2009). Model atau pattern seperti ini terjadi hampir di semua negara Muslim, termasuk di Indonesia. Sejarah pendidikan Islam di Indonesia menunjukkan bahwa kemunculan kaum muda identik juga dengan munculnya model pendidikan Islam modern yang dikenal dengan nama “madrasah” setelah sebelumnya didominasi  lembaga pendidikan Islam traditional seperti pesantren, surau  atau dayah yang identik dengan kaum tua atau tradisionalist.
Tulisan ini menunjukkan bahwa walaupun sekilas terlihat bahwa model kontestasi kaum tua dan kaum muda adalah model yang umum dalam sejarah pendidikan dalam masyarakat Muslim, namun kontek yang membangun kemunculan perubahan  dan pembaharuan pendidikan Islam sebenarnya berbeda-beda. Hal ini terlihat pada latar belakang, timing/waktu dan kontek sosial politik yang meliputinya.  Dan semakin ke depan atau kontemporer  kontek pembaharuan pendidikan Islam semakin lepas dari ‘paradigma’ kelompok pemikiran tradisional dan modern. Tulisan ini akan secara sesifik mendiskusikan secara singkat tentang pembaharuan dalam pendidikan Islam di Aceh mulai awal abad ke 20 yang dilatarbelakangi oleh komunculan kelompok modernis yang dikenal dengan nama PUSA (Persatuan Ulama seluruh Aceh). PUSA memperkenalkan model pendidikan madrasah. Pada fase berikutnya ketika Aceh menjadi bagian dari Negara Republik Indonesia,  model sekolah mendominasi di mana pelajaran umum menjadi dominan dan pelajaran agama menjadi marginal. Perubahan terakhir yang terjadi sepertinya (sekolah mulai mengadopsi model  kurikulum madrasah) memperlihatkan bahwa pembaharuan dan perubahan yang terjadi sangat kental dipengaruhi oleh perubahan sosial politik lokal dan intervensi pemerintah dibandingkan dengan kontestasi pemikiran islam modern dan tradisional seperti pada fase sebelumnya.

You are here: Home Abstrak Dayah, Madrasah dan Sekolah dalam Masyarakat Aceh: Sebuah Perubahan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Masa Modern