You are here: Home Abstrak Masyarakat Samudra Pasai dilihat dari klasifikasi Batu Nisan

Masyarakat Samudra Pasai dilihat dari klasifikasi Batu Nisan

Masyarakat Samudra Pasai dilihat dari klasifikasi Batu Nisan


Husaini Ibrahim


Abstrak

Tulisan ini mencoba menjelaskan keadaan masyarakat Samudra Pasai dalam beberapa bidang kehidupan, terutama yang berkaitan dengan perdagangan, seni membuat dan menempatkan batu nisan. Data yang disajikan adalah berdasarkan pengamatan situs Arkeologi Samudra Pasai dan beberapa catatan dokumen yang membahas masalah tersebut.
Samudra Pasai sebagai sebuah kerajaan Islam awal di Nusantara yang tumbuh dan berkembang  sejak akhir abad ke-13 hingga awal abad ke-16 telah mengalami kemajuan dalam berbagai bidang. Sebagai sebuah kerajaan semi maritim, Samudra Pasai telah menjalin hubungan dengan berbagai bangsa. Pada masanya Samudra Pasai bukan hanya muncul sebagai sebuah kerajaan yang menguasai pelabuhan, akan tetapi juga berkembang menjadi pusat kekuasaan yang mendominasi politik, ekonomi dan dakwah Islam di Nusantara. Ketika Samudra Pasai berkembang pesat, membawa pengaruh  besar dalam berbagai sektor termasuk mobilitas sosial budaya dan migrasi orang-orang luar ke Samudra Pasai. Bukti ini tercermin dalam  pola kehidupan masyarakat dan juga pada beberapa benda budaya fisik seperti makam atau batu nisan.
Berdasarkan pengamatan batu nisan di Samudra Pasai, dijumpai ada beberapa variasi bentuk dan ukurannya. Ada batu nisan berukuran kecil, dan ada batu nisan yang cukup besar. Dari segi bentuk dan tekstual ada batu nisan yang sangat sederhana dan ada batu nisan yang penuh dengan berbagai ukiran dan hiasan.
Batu nisan yang dijumpai di Samudra Pasai, di samping merupakan produk lokal, ada juga yang diimpor dari luar. Ada perbedaan antara batu nisan impor dan produk lokal. Umumnya batu nisan impor ditempa dari batu marmar dan dipakai pada makam raja atau orang-orang tertentu yang memiliki status sosial lebih tinggi, sementara batu nisan lokal dibuat dari batu andesit atau batu pasir dan digunakan pada makam rakyat biasa. Kecuali perbedaan status sosial  dilihat dari klasifikasi batu nisan, perbedaan lain juga dapat diamati dari jenis pekerjaan yang digeluti masyarakat Samudra Pasai yang masing-masing bekerja dan memegang peranannya sesuai dengan tingkat perkembangan waktu itu.


You are here: Home Abstrak Masyarakat Samudra Pasai dilihat dari klasifikasi Batu Nisan